Jumat, 07 Agustus 2015
Rabu, 27 Mei 2015
SEMUT dan REZEKI
SEMUT dan REZEKI
Suatu ketika, seekor semut
tertangkap basah oleh
Nabi Sulaiman tengah membawa dua ekor
belalang. Ia melahap kedua ekor belalang dengan lahap. Esok hari, Nabi Sulaiman memasukkan si semut tadi ke dalam sebuah kotak.
Nabi Sulaiman tengah membawa dua ekor
belalang. Ia melahap kedua ekor belalang dengan lahap. Esok hari, Nabi Sulaiman memasukkan si semut tadi ke dalam sebuah kotak.
Lalu Nabi Sulaiman memasukkan dua
ekor belalang ke dalam kotak, sebagai bahan makanan si semut.
Namun Nabi Sulaiman kaget, karena si
semut
hanya memakan satu ekor belalang saja. Nabi Sulaiman bertanya, "Hai semut, mengapa
kemarin kamu menghabiskan 2 ekor belalang,
sementara sekarang hanya menghabiskan 1 ekor saja."
hanya memakan satu ekor belalang saja. Nabi Sulaiman bertanya, "Hai semut, mengapa
kemarin kamu menghabiskan 2 ekor belalang,
sementara sekarang hanya menghabiskan 1 ekor saja."
Si semut menjawab, "Kemarin,
sebelum engkau
masukkan aku ke dalam kotak, aku bebas dan
PERCAYA bahwa Allah PENJAMIN segala
kebutuhan hidupku. Oleh karena itu, aku tak
pernah khawatir menghabiskan kedua belalang,
karena esok hari aku akan mendapatkan kembali. Sekarang setelah aku ada dalam kotak, aku tak yakin bahwa engkau akan menjamin hidupku.
Maka aku habiskan hanya satu belalang saja, dan menyisakan 1 ekor lagi untuk esok hari."
masukkan aku ke dalam kotak, aku bebas dan
PERCAYA bahwa Allah PENJAMIN segala
kebutuhan hidupku. Oleh karena itu, aku tak
pernah khawatir menghabiskan kedua belalang,
karena esok hari aku akan mendapatkan kembali. Sekarang setelah aku ada dalam kotak, aku tak yakin bahwa engkau akan menjamin hidupku.
Maka aku habiskan hanya satu belalang saja, dan menyisakan 1 ekor lagi untuk esok hari."
Sahabat, nyaman berada dalam kotak
apapun itu, adalah musibah. Apalagi mempercayai bahwa si
kotak merupakan sumber rezeki. Kita harus yakin, ketika berada di luar kotak,
rezeki itu seluas bumi dan langit. Asalkan kita
mau berikhtiar sekuat semut dan mau beramal
jama'i sekokoh mereka.
kotak merupakan sumber rezeki. Kita harus yakin, ketika berada di luar kotak,
rezeki itu seluas bumi dan langit. Asalkan kita
mau berikhtiar sekuat semut dan mau beramal
jama'i sekokoh mereka.
Karena tak ada rezeki yang didapat
sendiri.
Sumber by.Mozaik Islam
Top of Form
Bottom of
Form
Selasa, 19 Mei 2015
11 HAL YANG HARUS DIINGAT SEBELUM MENGELUH
11 HAL YANG HARUS DIINGAT SEBELUM MENGELUH
1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang
tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang
tidak dapat berbicara sama sekali.
tidak dapat berbicara sama sekali.
2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
pikirkan tentang seseorang yang
tidak punya apapun untuk dimakan.
tidak punya apapun untuk dimakan.
3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan
tentang seseorang yang meminta-minta
dijalanan.
dijalanan.
4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan
tentang seseorang yang berada pada
tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu,
pikirkan tentang seseorang yang
memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman
hidup.
memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman
hidup.
6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu, pikirkan
tentang seseorang yang sangat ingin
mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu
yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah
menyetir, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan
berjalan.
10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang
pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran,
orang-orang cacat yang berharap mereka
mempunyai pekerjaan seperti anda.
orang-orang cacat yang berharap mereka
mempunyai pekerjaan seperti anda.
11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan
orang lain, ingatlah bahwa tidak ada
seorangpun yang tidak berdosa. Semoga bermanfaat..
seorangpun yang tidak berdosa. Semoga bermanfaat..
Berdoalah agar Allah selalu membukakan pintu
ilmu, hikmah, taufiq, dan hidayah-Nya hingga
menjadi orang-orang yang mengikhlaskan diri
kepada Allah. Aamiin..
By Mozaik Islam
Langganan:
Postingan (Atom)